Iskagram

Blog Personal Iska

Category: Kesehatan

Perkembangan Jabang Bayi Tidak Sempurna? Ini Penyebabnya

Kehadiran sang buah hati tentunya menjadi salah satu idaman bagi para calon orang tua yang baru saja menikah. Pasalnya dengan adanya sang buah hati di tengah para pasutri muda ini, tentunya bisa melengkapi biduk rumah tangganya. Untuk proses kehamilannya sendiri, terasa begitu istimewa dijalani dari hari ke hari. Serangkaian tes kehamilan pun tak luput dari perhatian untuk dilakukan si ibu demi terciptanya kelancaran proses kelahiran sang buah hati kelak. Adapun serangkaian tes ibu hamil yang harus anda ketahui, anda bisa mengeceknya di link deskripsi berikut https://www.guesehat.com/serangkaian-tes-untuk-ibu-hamil.

bayi

Kendati demikian, terdapat banyak hal yang tidak bisa diduga pada saat si kecil masih berada di dalam kandungan sang ibu, dan salah satunya adalah terhambatnya perkembangan janin. Maka dari itu perlunya antisipasi dini dan selalu konsultasikan kehamilan anda kepada dokter kandungan agar penyebab janin tidak berkembang ini bisa diatasi dengan lebih cepat. Banyak faktor yang bisa menyebabkan janin dalam kandungan sang ibu bisa terhambat perkembangannya, dan berikut diantaranya:

Kekurangan asupan gizi

Bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa yang salah satu hal yang dibutuhkan oleh seorang ibu saat hamil adalah asupan gizi yang seimbang. Seperti misalnya makanan yang mengandung asam folat, DHA/AA. Magnesium, zink, fosfor, kalsium, tembaga, zat besi, vitamin A, D, B dan lain sebagainya. Untuk itu pastikan selalu untuk memenuhi asupan gizi saat si ibu tengah dalam masa kehamilan.

Obesitas

Obesitas tak hanya bisa merusak kesehatan saja, namun ternyata bisa juga meningkatkan proses peradangan dan tentunya bisa menghambat pertumbuhan janin. Maka dari itu jaga berat badan anda supaya janin bisa bertumbuh dengan baik dan juga proses kehamilannya juga nanti lancar.

Mengidap penyakit tertentu pada saat masa kehamilan

Dengan mengidap penyakit tertentu pada saat masa kehamilan juga ternyata dapat menimbulkan cacat pada janin dan terhambat perkembangannya. Namun hal ini bisa diantisipasi dengan melakukan pemberian vaksinasi, seperti MMR dan Varicella. Pemberian ini biasanya diberikan pada pasutri yang akan merencanakan program kehamilan.

Sebenarnya masih banyak faktor lain yang bisa menyebabkan janin tidak bisa berkembang dengan baik saat dalam kandungan. Anda bisa mencari lebih lanjut informasinya di salah satu website dan aplikasi kesehatan guesehat.com yang mana merupakan salah satu media informasi penyaji berita dan artikel kesehatan yang begitu lengkap.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Apabila Terkena Anyang-Anyangan?

Anyang-anyangan yang lebih kita kenal dengan istilah ISK (Infeksi Saluran Kemih) merupakan penyakit yang sebagian besarnya disebabkan oleh bakteri E. coli. Bakteri ini merupakan penyebab paling umum dari infeksi. Antara 80-90% kasus infeksi disebabkan oleh bakteri E. coli.

5 Dari 10 Wanita Beresiko Terkena Anyang-anyangan

Bakteri yang hidup di usus manusia tersebut biasanya dapat masuk ke saluran kemih apabila keluar bersama tinja dan kemudian terbawa hingga ke saluran kemih oleh media tertentu seperti tangan atau celana.

Selain bakteri E. coli sebenarnya beberapa bakteri yang berpotensi menyebabkan Infeksi Saluran Kemih diantaranya adalah:

  • Klebsiella pneumoniae (5%)
  • Enterobacter spesies (3%)
  • Proteus mirabilis (5%)
  • Staphylococcus saprophyticus (2%)
  • Group B beta-hemolytic Streptococcus (GBS; 1%)

Yang sebaiknya dilakukan apabila terkena infeksi saluran kemih,

Minum Banyak Air Putih

Ketika kita mengalami anyang-anyangan, bakteri menyebabkan kandung kemih pasien bermasalah sehingga pasien pun akan sering merasa ingin buang air kecil. Biasanya, setiap beberapa menit pasien merasa ingin buang air kecil dan sulit menahannya. Pada saat buang air kecil, pasien akan merasakan perih dan sakit pada kemaluan atau pada perut bagian bawah. Rasa sakit tersebut seringkali membuat pasien takut untuk buang air kecil karena terasa sangat menyiksa.

Untuk mengeluarkan bakteri dari dalam kantong kemih, kita justru harus banyak minum air putih. Dengan minum banyak air putih, kita akan semakin sering buang air kecil. Semakin sering atau semakin tinggi frekuensi buang air kecil, maka akan semakin besar kemungkinan bakteri penyebab infeksi keluar dan dibuang bersama urin. Ini bisa mempercepat proses penyembuhan tanpa melibatkan obat-obatan.

Makan Buah Cranberry

Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa cranberry bisa membantu mencegah Infeksi Saluran Kemih dan bisa juga dimanfaatkan sebagai obat alami bagi yang sudah terlanjur terkena infeksi. Namun apakah buah alami ini benar-benar telah terbukti bisa mengatasi ISK?

Cranberry Solusi Infeksi Saluran Kemih

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi jus cranberry bisa mencegah ISK. Dari hasil penelitian cranberry bisa membantu mengatasi anyang-anyangan karena dapat membuat urine menjadi lebih asam. Lingkungan yang asam tentu saja tidak ramah bagi bakteri E. coli.

Minum Obat Anyang-Anyangan

Salah satu obat anyang-anyangan yang paling terkenal adalah Uricran, yang diformulasikan secara khusus dan terbuat dari ekstrak cranberry. Obat alami ini bisa ditemukan dengan mudah di apotek atau di toko-toko obat.

Seperti yang telah disampaikan di atas, jika Anda kesulitan menemukan buah cranberry yang utuh untuk dijadikan jus, maka alternatif paling baik adalah dengan membeli Uricran.

Obat ini sangat ampuh digunakan untuk mencegah maupun mengobati Infeksi Saluran Kemih. Yang lebih penting adalah, obat ini bisa dimanfaatkan oleh hampir semua orang mulai dari anak-anak hingga ibu hamil dan ibu menyusui. Jadi, bagi ibu-ibu hamil yang beresiko lebih besar mengalami infeksi, disarankan untuk menyediakan obat ini di rumah untuk mencegah dan untuk mengobati.

Pergi ke Dokter

Infeksi Saluran Kemih apabila parah dan tidak segera di atasi dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada ibu hamil. Bahkan bakteri juga bisa sampai ke ginjal apabila tidak di segera diobati.

Jika Anda mengalami Infeksi Saluran Kemih dan merasa demam atau mengalami gejala mual dan muntah hingga lebih dari 2 hari, segeralah menghubungi dokter atau datang ke pusat pelayanan kesehatan terdekat. Biasanya dokter akan meressepkan obat antibakteri (anti-biotik) atau melakukan betuk-bentuk penanganan lainnya.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén