Mengejar pendidikan hingga ke negara China kini menjadi pedoman mahasiswa dan calon mahasiswa pascasarjana untuk kuliah ke negara lain yang memiliki reputasi pendidikan lebih baik. Mahalnya biaya kuliah dan biaya hidup di negara orang bukan lagi menjadi masalah karena kini semakin banyak beasiswa yang diberikan untuk mereka para mahasiswa atau calon mahasiswa pasca sarjana yang ingin mengejar ilmu hingga ke negara lain. Dengan mendapatkan beasiswa, Anda tinggal fokus kepada persiapan perkuliahan yang nantinya akan dihadapi. Meski begitu, untuk mendapatkan beasiswa, Anda perlu memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan termasuk memiliki nilai tes IELTS di atas angka minimal jika Anda akan mendaftar ke universitas di Eropa.

tes-ielts

Tes ini merupakan cara untuk mengetahui kemampuan berbahasa inggris yang dimiliki oleh seseorang. Semakin tinggi skornya maka semakin baik pemahaman dan praktek bahasa Inggris yang dimiliki. Karena merupakan standar internasional maka test ini tidak menurunkan standar tergantung dimana ia dilaksanakan. Bahkan kini Anda bisa melakukan tes ini secara online dengan dipandu dan dipantau langsung oleh pengawas dari luar. Dengan begitu hasil yang keluar nantinya tidak bisa dicurangi dan akan bisa dibandingkan langsung dengan hasil dari peserta tes negara lainnya.

Dibandingkan dengan test serupa yaitu TOEFL, tes ini bisa dikatakan lebih sulit dan berbobot karena mengukur standar bahasa inggris yang dimiliki oleh pesertanya. Tes ini tidak bisa dilaksanakan dalam sehari dan langsung keluar nilai dari hasil tersebut sama seperti nilai pada test TOEFL. Ada 4 modul yang harus dilengkapi oleh peserta yaitu bicara, menulis, membaca dan mendengarkan. Tes membaca, menulis dan mendengarkan akan dilangsungkan selama 2 jam 45 menit di hari yang sama. Namun untuk test bicara membutuhkan waktu satu minggu setelah tes tertulis atau bisa juga sebelum test tertulis. Skor akan muncul secara global dan dalam bentuk sertifikat IELTS dari IDP dan lembaga lainnya.

Skor untuk test ini ini maksimal adalah 9 untuk masing-masing modul. Hasil test akhir adalah nilai rata-rata dari keempat nilai tersebut. jika seseorang memiliki nilai test ini dengan angka 9 berarti ia betul-betul kompeten dalam berbahasa Inggris. Untuk beasiswa calon mahasiswa S1 biasanya hasil dari test yang diminta adalah antara minimal 6.0 atau 6.5 sedangkan untuk mahasiswa pasca sarjana hasil test setidaknya memiliki nilai 7.0 dan 7.5 untuk nilai minimalnya. Namun nilai minimal ini berbeda-beda untuk setiap universitas sehingga Anda perlu mengetahui nilai minimal berapa yang diminta oleh perguruan tinggi yang Anda akan masuki.

Mengapa test ini sangatlah penting untuk mendapatkan beasiswa? Seperti yang diketahui bahwa bahasa pengantar untuk perkuliahan di luar negeri adalah bahasa Inggris karena banyak mahasiswa internasional dari negara lain yang juga mengikuti perkuliahan. Dengan memiliki nilai test yang diatas nilai minimal syarat dari perguruan tinggi yang akan Anda masuki, berarti Anda telah memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk mengikuti perkuliahan yang nantinya akan dilakukan dengan bahasa Inggris.

Untuk mendapatkan nilai sesuai dengan yang dibutuhkan, Anda perlu mempersiapkan sedetail mungkin materi yang akan diberikan. Jika perlu ambil kursus yang akan membantu Anda dalam melengkapi modul-modul yang diberikan. Selain mengambil kursus, ada banyak buku latihan mengenai test IELTS IDP yang bisa Anda beli di toko buku ataupun mencari secara gratis di internet. Jika Anda belum mendapatkan nilai minimal yang dibutuhkan, jangan berkecil hati karena Anda bisa mengulanginya di kemudian hari.