Terdapat banyak faktor yang berkontribusi terhadap berbagai permasalahan di sektor lalu lintas. Tidak hanya kondisi kendaraan, jalan, infrastruktur, tetapi juga dari manusia itu sendiri. Pengendara yang taat terhadap peraturan berlalu lintas memberikan kontribusi terbesar dalam menentukan keamanan dan kenyamanan lalu lintas di jalan raya. Hal inilah yang menjadi perhatian pemerintah kota Medan dalam mengembangkan keteladanan pengendara selama berkendara, terutama para pengemudi angkutan umum. Setidaknya mereka harus memiliki kompetensi yang memadai meliputi kemampuan berkendaran dan pengetahuan lalu lintas selama mengemudikan kendaraan di jalan.

menyetir

Tujuan untuk memperkuat faktor kemampuan pengendaralah yang mendorong pemerintah kota Medan mengadakan pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT). Pemilihan ini ditujukan untuk memberikan penghargaan kepada pengemudi kendaraan umum yang memiliki keunggulan dalam bidang transportasi jalan. Selain itu, pemerintah kota Medan ingin memperkuat pula peran transportasi umum dalam membangun ketertiban dan keselamatan lalu lintas. Hal ini dikarenakan sering sekali terjadi kasus dimana pengendara transportasi umum di kota Medan saling berebut penumpang sehingga mengabaikan peraturan lalu lintas. Tindakan tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan, namun yang terburuk adalah kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, sikap dan perilaku pengendara transportasi umum yang baik selama berkendara dapat meningkatkan keselamatan baik pengendara maupun penumpang.

Pasalnya, angkutan umum memang telah menjadi bagian dari wajah kota metropolitan. Mulai dari bus kota, angkot, taksi, hingga ojek roda dua merupakan transportasi umum yang sangat sering dijumpai di kota Medan. Padatnya jumlah penduduk di kota Medan sendiri memang mendorong tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi umum. Akan tetapi, kejadian yang sering terjadi adalah pengemudi transportasi umum justru saling balap untuk mendapatkan penumpang. Apabila mereka melakukannya di jam-jam sibuk, hal ini bisa meningkatkan tingkat kemacetan dan resiko kecelakaan selama berkendara. Transportasi kota Medan yang baik dan aman hanya bisa terwujud apabila pengendaranya memiliki perilaku disiplin terhadap peraturan lalu lintas.

Bekerja sama dengan berbagai pihak mulai dari pemerintah seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satlantas, hingga pihak akademisi dan profesi