Bagi penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, asma, dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik), Anda harus bisa menjaga tubuh tetap bugar sepanjang waktu. Terutama selama bulan Ramadhan, diperlukan perhatian ekstra untuk setiap makanan yang memasuki perut Anda. Berikut adalah tips untuk tetap bugar selama bulan Ramadhan.

masjid

Pertama, berbuka puasa dengan air putih yang mengandung air alkali terbaik dan makanan manis yang berasal dari buah-buahan, kurma dan lain-lain.

Kedua, setiap kali berbuka puasa dan sahur, hidangan minimal harus ada salah satu jenis yang berasal dari 4 kelompok makanan, yaitu: Makanan Pokok (beras, jagung, roti, ubi, dll), Lauk-Pauk (kacang-kacangan, tempe, tahu, ikan, ayam, susu dan hasil olahannya, dll), Sayur (semua jenis sayur-sayuran), dan Buah (semua jenis buah-buahan). Khusus untuk buah, makan 1 kali (1 porsi) lagi setelah shalat tarawih atau menjelang tidur. Hindari merokok saat berbuka/waktu puasa dan waktu sahur.

Ketiga, hindari makan makanan terlalu asin dan makan makanan tinggi lemak setiap hari, baik pada saat berbuka puasa maupun sahur.

Perbanyak minum air putih 8-10 gelas mulai buka puasa sampai waktu sahur. Silakan membuka link berikut http://www.pristine8.com/ untuk mengetahui deskripsi mengenai air putih alkali. Asap rokok membahayakan diri anda dan orang-orang sekitar anda, hentikan merokok sekarang juga. Bulan Puasa merupakan saat yang tepat untuk berhenti merokok, sehingga pada bulan-bulan berikutnya akan lebih mudah meninggalkan perilaku tersebut.

Lakukan aktivitas fisik yang memungkinkan dan tidak minum minuman beralkohol. Pastikan selalu mengatasi stres antara lain dengan memperdalam agama dan memperbanyak ibadah. Kontrol tekanan darah secara rutin bagi penderita hipertensi, kontrol gula darah secara teratur bagi penyandang Diabetes, dan kontrol secara rutin untuk penyakit tidak menular lainnya.

Terakhir, kenali tanda-tanda penyakit, baik hipertensi, hipoglikemi dan gejala penyakit tidak menular lainnya. Kenali juga tanda-tanda kegawatdaruratan penyakit tidak menular yang mungkin terjadi agar Anda bisa mengantisipasi semua kemungkinan yang dapat terjadi selama bulan Ramadhan.